Jumat, 13 Januari 2017

Tips Aman Berkendara Motor Untuk Para Wanita

Sekarang ini, pengguna sepeda motor tidak hanya terbatas untuk laki-laki saja tetapi juga sudah merambah ke pengguna perempuan. Coba deh kamu cek di jalan raya; hampir sebagian besar pengguna jalan kini sudah didominasi oleh para perempuan. Kebutuhan untuk mobilisasi secara cepat menjadi alasan utama mengapa para perempuan mulai beralih ke kendaraan bermotor. Berkendara saat macet pun tak lagi menjadi halangan, karena para perempuan ini sangat tangguh!

motorninja250.com
  1. Hindari memakai rok. Demi kenyamanan dan juga keamanan saat berkendara, hindarilah menggunakan rok saat mengendarai motor. Pasalnya, menggunakan rok akan mengurangi ruang gerak kita sehingga kita akan kesulitan saat mengemudikan motor. Terlebih, menggunakan rok juga bisa memancing tangan-tangan jahil dari pengendara lain saat di tengah jalan. Jadi, lebih baik gunakan celana panjang saja dan ganti dengan rok begitu sampai di tujuan jika kita ingin memakai rok.
  2. High heels is a big NO. Tidak bisa disangkal, sepatu berhak tinggi memang memberi kesan tersendiri pada para perempuan ketika sedang dipakai. Hanya saja, akan sangat berbahaya sekali jika kita memilih memakai sepatu berhak saat mengemudikan motor. Pasalnya, dikhawatirkan kita akan merasa kesulitan saat hendak mengoper gigi atau ketika memosisikan kaki di kopling. Disarankan menggunakan sepatu beralas datar atau running shoes yang nyaman dipakai.
  3. Jangan memakai perhiasan yang berlebihan. Aksesoris dan perempuan adalah satu kesatuan. Untuk membuat penampilan tampak sempurna, para perempuan cenderung menggunakan aksesoris dan juga perhiasan demi melengkapi gaya kesehariannya. Akan tetapi, sebaiknya hindari hal ini jika kita berkendara dengan sepeda motor untuk pergi ke kantor. Pasalnya, perhiasan bisa memancing perhatian dari penjahat dan bisa mencelakai diri kita, lho.
  4. Selalu simpan nomor telepon bengkel. Kita tidak pernah tahu apa yang akan menimpa kita saat berkendara, so better be prepared, right? Simpanlah nomor telepon bengkel langganan kita di ponsel atau simpan kartu nama bengkel tersebut di jok motor. Ketika ada hal-hal tidak diinginkan terjadi pada motor, kita sudah tahu harus menghubungi ke mana.
source : www.dboenes.com

Kamis, 12 Januari 2017

Tipe-tipe Tukang Parkir yang Ada di Indonesia.

Tipe-tipe Tukang Parkir Apa yang ada dipikiranmu saat mendengar kata “tukang parkir”? Pasti macem-macem dong. Mulai dari perasaan terharu hingga kesel setengah mati. Emang ya, ada aja kelakuan tukang-tukang parkir yang sering bikin kamu geleng-geleng kepala. Kemanapun kamu pergi pasti nggak lepas dari keberadaan tukang parkir. Entah kenapa dia ada diman-mana. Di-ma-na-pun. Nah, kali ini Hipwee Travel bakal klasifikasiin tipe-tipe tukang parkir yang ada di Indonesia. Nggak cuma satu atau dua, mungkin semua tipe tukang parkir ini pernah kamu temuin.kir yang Ada di Indonesia.

Ini adalah jenis tukang parkir yang paling sering kamu temukan di Indonesia. Dimana pun kamu berada, dimanapun kamu markir kendaraan, selalu aja ada tukang parkirnya. Saat kamu datang dia ada. Bunyiin peluit suruh parkir. Abis itu ditinggal. Eh pas kamu mau pergi dianya datang lagi nagih duit parkir. Dasar tukang parkir makan gaji buta

Nah, ini nih si tukang parkir mager yang sering ada di tempat makan atau di pasar. Saat kamu markir kendaraan, dia akan bilang “mas stangnya jangan dikunci ya”. Lah, padahal itu ‘kan salah satu cara biar ngehindarin pencurian. Tapi ya gitu, alasannya biar nggak susah keluar masuk motor yang lain. Masih mending kalau ditungguin, kalau ditinggal ngopi-ngopi gimana? Nggak mau tanggung jawab ‘kan kalau motornya ilang?

Sama kayak duren, tukang parkir ini adanya juga musiman. Bukan tukang parkir resmi, tapi dadakan. Dimana ada keramaian disitu ada dia. Misalnya ada acara dangdut, konser, dan lain-lain. Jadi tukang parkir bukanlah mata pencarian utama mereka. Ya semacam pekerjaan sampingan gitu. Tapi cuma modal peluit dia bisa ngumpulin duit hingga ratusan ribu setiap acara. Enak banget ya


Rabu, 11 Januari 2017

Keluhan penumpang ojek online (GOJEK)




Ojek online bukan lagi menjadi fenomena langka di tengah masyarakat kita. Buktinya, hampir di setiap tempat kita bisa menjumpainya. Nggak heran, beberapa kali sempat terjadi demo dan kerusuhan terkait keberadaan ojek online yang dianggap menyabotase kendaraan umum konvensional.

Terlepas dari pro dan kontra yang ada di masyarakat menanggapi keberadaan ojek online ini, beberapa orang justru merasa terbantu dengan adanya layanan ojek yang bisa dipesan lewat digital. Selain praktis dan cepat, ongkosnya yang terbilang murah juga menjadi alasan para penumpang menggunakan layanan ojek online.

Namanya jasa atau layanan, pasti ada positif negatifnya. Kira-kira apa saja ya, nggak enaknya naik ojek online? Kamu yang jadi pelanggan sejati pasti tahu, ‘kan? Yang penasaran, langsung baca rangkumannya berikut ini, yuk!

1. Meskipun ini kendala teknis, memang akan jadi kesulitan ketika baterai nge-drop atau susah sinyal saat memesan ojek online





Namanya juga ojek online, maka prosedur pemesanannya pun harus lewat online. Nah, salah satu kendalanya adalah ketika kamu hendak memesan, tapi kondisi baterai nge-drop dan hampir habis. Kendala lain, kamu sedang berada di daerah terpencil atau cuaca sedang buruk sehingga mengganggu kelancaran sinyal. Boro-boro bisa pesan ojek, padahal kamu sedang butuh-butuhnya.


2. Biaya ojek online sudah diatur oleh sistem. Beruntung kalau dapat murah, kalau mahal? ya nggak bisa nawar.

Nggak seperti ojek konvensional lain yang bisa tawar-menawar harga, jangan harap kamu bisa menawar harga ketika kamu menggunakan jasa ojek online . Harga yang tertera di sistem ketika kamu memutuskan untuk memesan ojek online adalah harga mati. Seberapapun angkanya, itulah yang harus dibayar.

3. Karena mengejar target, banyak muncul driver yang kurang hati-hati saat mengendarai sepeda motor alias ugal-ugalan.

Ojek online biasanya lebih banyak punya calon penumpang ketimbang ojek konvensional. Meskipun beberapa driver telah menerapkan etika perusahaannya untuk memberikan kenyamanan dan berhati-hati saat membawa penumpang, ada juga driver yang ugal-ugalan dengan alasan kejar target. Bagaimanapun, sebagai penumpang bakal was-was ketika dihadapkan pada kondisi seperti ini.

4. Nggak jarang, penumpang ojek online merasa terganggu dengan driver yang punya bau badan nggak sedap.

Sorry to say, keluhan tentang bau badan driver ojek online jadi salah satu nasib jelek yang dialami para penumpang. Mungkin karena sehari-harinya driver berada di jalan dengan kondisinya yang kepanasan dan kehujanan berkali-kali. Tapi apapun alasannya, hal ini akan menjadi gangguan yang nggak bisa terhindarkan saat jadi penumpang ojek online.

5. Nggak semua driver tahu arah dan tujuan ke mana penumpang akan pergi, bukannya sampai tujuan malah muter-muter nggak jelas.


Beberapa penumpang ojek online pernah mengalami kejadian di mana driver nggak bisa menemukan tempat yang dituju. Entah karena bukan penduduk lokal atau memang karena kurangnya pengalaman. Situasi seperti ini akan menyita banyak waktu dan bikin si penumpang bete mendadak.

6. Kadang-kadang nggak ada driver yang bisa menjemputmu, padahal kamu sudah menunggu lama, waktumu jadi terbuang sia-sia

Nah, kejadian yang ini biasanya dialami oleh penumpang yang sudah putus asa. Terkadang mereka akan tetap menunggu meskipun belum ada driver yang menangkap sinyal keberadaanmu. Alih-alih dapat driver, waktumu justru akan terbuang sia-sia hanya karena menunggu hal yang nggak pasti.